Selesai Dibangun, Tim Inspektorat Angkatan Darat Cek Jembatan Gantung Garuda di Doro Pekalongan

Selesai Dibangun, Tim Inspektorat Angkatan Darat Cek Jembatan Gantung Garuda di Doro Pekalongan

MEDIA INFORMASI
Selasa, 05 Mei 2026


PEKALONGAN – Tim Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) Mabesad turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan verifikasi pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Sungai Grugak, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Rabu (6/5/2026).

Jembatan yang menghubungkan Desa Sawangan dan Desa Harjosari ini menjadi sorotan karena dampak positifnya yang luar biasa bagi mobilitas warga di pelosok Pekalongan.

Ketua Tim Verifikasi dari Mabesad, Kolonel Arm Ali Nabhan menjelaskan bahwa kedatangannya bertujuan untuk memastikan pembangunan jembatan berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami berterima kasih atas sambutan hangat warga. Harapan kami, jembatan ini memudahkan aktivitas sehari-hari dan dirawat bersama-sama oleh masyarakat dan TNI," ujar Kolonel Ali Nabhan di lokasi.

Kegembiraan tidak bisa disembunyikan oleh Kepala Desa Sawangan, Agus Harianto. Menurutnya, jembatan ini adalah dambaan warga yang kini menjadi kenyataan berkat program TNI AD.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden melalui TNI AD. Jembatan ini sangat vital, terutama untuk akses ekonomi mengangkut hasil bumi dan akses anak-anak kami berangkat sekolah," ungkap Agus.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut di antaranya Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Auditor Itdam IV/Diponegoro Letkol Inf Sanalim, Polsek dan Koramil Doro, Unsur Muspika Kecamatan Doro, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat setempat.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang menyatakan bahwa verifikasi ini merupakan bagian dari fungsi Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik). Hal ini dilakukan agar seluruh proyek infrastruktur TNI AD dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun kualitas fisik di lapangan.

Selain sebagai sarana transportasi, Jembatan Gantung Garuda ini juga diproyeksikan sebagai katalisator pertahanan wilayah dan kesejahteraan rakyat di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Warga pun diimbau untuk menjaga batasan beban jembatan agar masa pakai infrastruktur ini bisa bertahan lama untuk anak cucu di masa depan.